Strategika!

Alamat Repositori Institusional Universitas

Posted in Pencerahan by efendi arianto on November 22, 2011


Sumber gbr: nombaca.org

Ditulis oleh Efendi Arianto pada November 22, 2011. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

Dewasa ini berbagai universitas menyediakan layanan akses kepada berbagai hasil publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh universitas tersebut. Di dalam perpustakaan digital tersebut disimpan berbagai naskah ilmiah yang dapat diakses oleh semua orang melalui internet. Keberadaan perpustakaan digital ini tentunya tidak terlepas dari semangat untuk membuka seluas mungkin akses kepada berbagai publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh universitas. Berbagai publikasi ilmiah tersebut berupa naskah ilmiah, skripsi, tesis, disertasi dan lainnya.
(more…)

Advertisements

Belajar Model Persamaan Struktural dengan SEM-GESCA

Posted in Manajemen, Pencerahan by efendi arianto on August 7, 2011


Sumber gbr: gsu.edu

Ditulis oleh Efendi Arianto pada August 07, 2011. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

Model persamaan struktural (structural equation model, SEM) adalah salah satu metode penelitian multivariat yang banyak dipergunakan dalam penelitian ekonomi dan manajemen. SEM bagi para peneliti ilmu sosial memberikan kemampuan untuk melakukan analisis jalur (path analysis) dengan variabel laten. Analisis ini sering disebut sebagai generasi kedua dari analisis multivariat. Generasi pertama dari analisis multivariat adalah: pricipal component analysis, factor analysis, discriminant analysis dan multiple regression. Keunggulan dari SEM dibandingkan dengan generasi pertama multivariat adalah bahwa SEM memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi bagi peneliti untuk menghubungkan antara teori dengan data.
(more…)

Cara Download Buku Teks via Library.nu

Posted in Pencerahan by efendi arianto on July 13, 2011


Sumber gbr: revolutionbooksnyc.org

Ditulis oleh Efendi Arianto pada July 13, 2011. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

Buku teks merupakan barang berharga bagi banyak kalangan, terutama mereka yang berkecimpung dalam dunia akademik ataupun riset. Ketersediaan buku teks tidak mudah dijumpai, apalagi harganya juga cenderung mahal. Mendapatkan buku teks secara murah atau bahkan tanpa biaya adalah impian banyak kalangan. Karenanya keberadaan buku teks yang dapat diakses dengan bebas akan menjadi sangat berharga.

Mungkin karena alasan ini, ada alamat http://library.nu yang sengaja menyediakan tempat bagi setiap orang untuk meng-upload berbagai buku dalam bentuk electronic copy (ebook), baik buku teks maupun buku umum. Sebagai konsekuensinya, setiap orang yang memerlukan, kemudian dapat men-download buku-buku tersebut. Tapi masalahnya keberadaan Library.nu ini jelas melanggar hak cipta penulis dan penerbit buku. Ibaratnya Library.nu itu seperti “Robbin Hood” untuk dunia pendidikan terutama bagi mereka yang memerlukan akses buku dengan harga murah.
(more…)

36 Ayat Strategi Perang Sun Tzu

Posted in Pencerahan, Strategi by efendi arianto on June 16, 2011


Sumber gambar: bottomlineideas.com

Ditulis oleh Efendi Arianto pada June 16, 2011. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

Senjata paling ampuh dalam sebuah perang adalah Strategi, dan banyak jenderal ternyata mengandalkan strategi perangnya pada buku Seni Berperang karya Sun Tzu, yang ditulis kira-kira 2500 tahun yang lampau.

Strategi Sun Tzu digunakan oleh Genghis Khan di abad ke 13 dalam menaklukkan wilayah kekuasaannya mulai dari Mongol, China, Siberia hingga mendekati Eropa. Napoleon di masa muda membaca dan mempelajari buku itu dari para rahib Jesuit yang menterjemahkannya dari bahasa China di tahun 1782. Cara berpikir dan bertindak Mao Tse Tung juga sangat dipengaruhi strategi Sun Tzu, seperti terlihat dalam buku Merah Mao. Hitler juga mempelajari strategi Sun Tzu, dan menggunakannya saat merebut Polandia dalam operasi ‘Blitzkrieg’ yang berlangsung selama dua minggu. Di tahun 1991, dalam operasi Desert Storm dan Desert Shield di kawasan Teluk, setiap anggota Marinir Amerika memiliki dan mempelajari buku strategi perang Sun Tzu. Strategi itu terbukti tetap relevan walau telah melewati rentang waktu 25 abad.

Berikut adalah 36 ayat yang terdapat dalam buku seni perang ala Sun Tzu:
(more…)

Kiat Menyelesaikan Pendidikan Doktor Manajemen Bisnis di IPB

Posted in Pencerahan by efendi arianto on April 22, 2011


Sumber gambar: eurojournals.com

Ditulis oleh Efendi Arianto pada Apr 22, 2011. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya menempuh pendidikan doktoral di program Doktor Manajemen Bisnis Institut Pertanian Bogor (DMB IPB). Saya tercatat sebagai mahasiswa DMB IPB angkatan ke-2, memulai perkuliahan pada awal tahun 2007 dan dinyatakan lulus ujian akhir disertasi dalam ujian terbuka pada akhir tahun 2010. Saya memilih DMB IPB (dan bukan program serupa di universitas lainnya) karena dua alasan: (1) bisa saya lakukan secara paruh waktu tanpa meninggalkan kewajiban bekerja saya sebagai praktisi manajemen di salah satu perusahaan di Jakarta, dan (2) kegiatan pendidikan DMB IPB dilaksanakan pada hari Sabtu, di Bogor, yang hanya berjarak tempuh satu jam berkendara dari Jakarta. Ketika saya memutuskan untuk mengikuti pendidikan doktoral di DMB IPB, saya telah bekerja sebagai praktisi manajemen pada beberapa perusahaan selama lebih dari 15 tahun. Selama itu pula saya berada jauh dari dunia ilmiah akademik. Kondisi ini membuat saya memerlukan upaya tambahan untuk “kembali” kepada kehidupan ilmiah akademik, dan konsekuensinya adalah tidak mempunyai kesiapan yang memadai untuk dapat menyelesaikan studi tepat waktu (Program DMB IPB dirancang untuk dapat diselesaikan dalam enam semester).
(more…)

Membuat Kurva Lorenz dan Menghitung Koefisien Gini dengan MS Excel

Posted in Ekonomi, Pencerahan by efendi arianto on July 20, 2008


sumber gambar: http://www.sparknotes.com

Ditulis oleh Efendi Arianto pada Jul 20, 2008. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

Koefisien Gini adalah ukuran ketidakmerataan atau ketimpangan agregat (secara keseluruhan) yang angkanya berkisar antara nol (pemerataan sempurna) hingga satu (ketimpangan yang sempurna). Koefisien Gini dapat diperoleh dengan menghitung rasio bidang yang terletak antara garis diagonal dan kurva Lorenz dibagi dengan luas separuh bidang di mana kurva Lorenz itu berada. Dalam ilmu Ekonomi Industri, Koefisien Gini juga dapat dipergunakan untuk melihat konsentrasi pasar.

Berikut adalah petunjuk ringkas untuk menghitung Koefisien Gini dan membuat Kurva Lorenz. Formulasi perhitungan dan pembuatan kurva dapat dilakukan dengan menggunakan software Microsoft Excel. (more…)

Sains dan Agama, Peranannya Dalam Kehidupan Manusia dan Dalam Hakekat “Kebenaran”

Posted in Pencerahan by efendi arianto on July 5, 2007

sains.jpg

Ditulis oleh Efendi Arianto pada Jul 5, 2007. Silahkan mengutip dengan menyebutkan sumbernya.

I. PENDAHULUAN

F. Budi Hardiman menyampaikan melalui tulisannya di harian Kompas, Jumat, 02 Februari 2007, dalam “Sains dan Pencarian Makna: Menyiasati Konflik Tua antara Sains dan Agama”, secara garis besar, ada tiga posisi untuk memahami hubungan antara sains dan agama dalam pencarian makna. Dengan makna di sini dimaksudkan terutama ’kebenaran’. Pertama, sains dan agama memiliki teritorium yang berbeda dalam pencarian makna. Kedua, agama dan sains dapat dibawa ke dalam arena yang sama dalam pencarian makna. Dan ketiga, agama dan sains menerangi realitas yang sama, namun dengan perspektif yang berbeda.

Diskusi mengenai keterkaitan antara sains dan agama memang sejak mula sangat menarik karena setiap pendapat akan ditanya mengenai hakekat keterkaitan tersebut. Apakah alam dan iman, iptek dan agama, harus menjadi tesis-antitesis? Masing-masing memiliki prinsip dan pembenaran sendiri. Yang pasti adalah, perbedaan pendapat, tesis-antitesis ini, menuntut penengahan debat. Diperlukan satu pemahaman untuk hakekat kemanusiaan yang lebih tinggai dalam kehidupan ini. Juga menyangkut harkat dan martabat dan integritas manusia sebagai khalifah di bumi ini.
(more…)

Tagged with: ,

Insights

Posted in Pencerahan by efendi arianto on July 5, 2007

Pekerjaan Tuhan, kita tidak akan pernah bisa. Pekerjaan kita, Tuhan tidak akan melakukannya.

Usaha yang setengah-setengah bukan sebuah kegagalan, tapi sebuah dosa.

Jangan membuang waktu menunggu inspirasi. Pemenang tidak bekerja karena terinspirasi, tetapi menjadi terinspirasi karena bekerja.

Berdoa tanpa bekerja adalah mengemis.

Jangan percaya penghasilan besar dan rumah yang besar akan membawa kedamaian. Itu tidak akan pernah. Tidak ada yang bisa memberikan kedamaian kecuali diri sendiri.

Tugas membuat kita melakukan lebih baik, tetapi cinta membuat kita melakukannya dengan indah.

Berhentilah mencari persahabatan, dan mulailah bersikap bersahabat.

Kritikan hanyalah sebuah opini orang lain.

Untuk menghibur, bagi beberapa orang, yang anda perlu lakukan hanya mendengar.

Orang hebat tidak pernah merasa hebat. Orang bodoh tidak pernah merasa bodoh.

Aku Bekerja, Maka Aku Ada

Posted in Pencerahan by efendi arianto on July 5, 2007

Sumber: Majalah Manajemen – “Aku Bekerja, Maka Aku Ada” oleh Andrias Harefa.*

Kajian mengenai “mengapa orang bekerja” atau “motivasi kerja”, telah banyak dilakukan oleh para pakar berbagai disiplin ilmu, terutama psikologi. Frederick Taylor bicara soal carrot and stick (wortel dan cambuk). David McClelland dan John W. Atkinson bicara soal need for achievement-power-affiliation. Douglas McGregor bicara soal teori X dan Y. Abraham Maslow bicara soal hierarchi of needs. Frederick Herzberg bicara soal hygiene-motivational factors. Dan sebagainya. Argumen-argumen mereka menarik karena didasarkan pada penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan secara akademis-ilmiah. Satu-satunya soal yang mengganjal adalah fakta bahwa studi-studi tersebut umumnya dilakukan sebelum “dunia yang dilipat” (internet) hadir seperti kita lihat hari-hari ini. Jadi manusia-manusia yang diteliti itu bukan Cohort 80-an yang nampak “aneh” bagi sebagian kita yang lahir lebih dulu. Apakah akan ada bedanya motivasi kerja generasi baru ini dengan yang sebelumnya? (more…)

Guidance for Effective Listening

Posted in Pencerahan by efendi arianto on July 5, 2007

Quoted from “Organizational Behavior, Human Behavior at Work”, by John W. Newstrom and Keith Davis

Stop talking!
– You cannot listen if you are talking.
– Polonius (Hamlet): “Give every man thine ear, but few thy voice”

Put the talker at ease.
– Help a person feel free to talk by making him or her comfortable.
– Create a permissive atmosphere by establishing rapport.

Show a talker that you want to listen.
– Look interested. Establish eye contact and give nonverbal responses.
– Act interested. Do not read your mail while someone talks.
– Listen to understand rather than to oppose.

Remove distractions.
– Don’t doodle, tap, or shuffle papers.
– Offer to shut the door.

Empathize with a talker.
– Try to see the other person’s point of view.
– “Connect” with the person by sharing a similar experience.

Be patient.
– Allow plenty of time. Do not interrupt a talker.
– Don’t start a door or walk away.

Hold your temper.
– Pause before you speak or response.
– An angry person takes the wrong meaning from words.

Go easy on argument and criticism.
– These approaches put a talker on a defensive, and she or he may “clam up” or become angry.
– Do not argue. Even if you win, you lose.

Ask relevant questions.
– Asking questions encourages a talker and shows that you are listening.
– It helps develop points further.

Stop talking!
– This guideline is both first and last, because all others depend on it.
– You cannot be an effective listener while you are talking.
– Nature gave people two ears but only one tongue, which is a gentle hint that they should listen more than they talk.
– Listening requires two ears, one for meaning and one for feeling.
– Decision makers who do not listen have less information for making sound decisions.