Strategika!

Jangan Panik atau Lepas Kendali

Posted in Manajemen by efendi arianto on July 5, 2007

panik.jpg

[dikutip dari “How to Become CEO” / Jeffrey J. Fox]

“Tidak ada yang dapat mengalahkan orang yang selalu berkepala dingin dan tetap tenang menghadapi setiap keadaan.” — Thomas Jefferson.

Wajah yang menunjukkan kemarahan, tidak melakukan kegiatan, membuat keputusan-keputusan secara tergesa-gesa, menunjuk-nunjuk, dan bertindak pengecut, merupakan tanda-tanda kepanikan. Para CEO haruslah bukan orang yang mudah panik. mereka tidak memperlihatkan kemurkaan, menjaga diri, dan tetap terkendali, sehingga mereka selalu dapat mengendalikan situasi.

Dalam pembuatan minuman anggur yang lezat, salah satu tahap genting adalah proses peremukannya. Buah-buah anggur yang dihasilkan pada musim panen, diuji kualitasnya, dipilih atau ditolak, dan diremukkan untuk diperas airnya yang akhirnya akan menjadi minuman (wine). Kesalahan atau salah menilai selama proses ini, dapat menimbulkan dampak yang merugikan, yang nota bene menyebabkan jatuhnya reputasi perusahaan serta menurunkan harga dan keuntungan.

Beberapa tahun lalu ditempat pembuatan anggur terkenal, CEO setempat menerima sebuah kabar mengejutkan dari para manajernya. Seorang pembuat anggur mengundurkan diri. CEO tersebut mengetahui kemungkinan terjadinya kerusakan hebat. Namun ia tetap bersikap tenang. Tampak berpikir sejenak, kemudian bertanya, “Apa yang akan Anda lakukan apabila sang pembuat anggur meninggal dan bukannya berhenti bekerja?”. Para manajer itu mengatakan, mereka akan mencari pembuat anggur yang lebih modern. “Karenanya, biarkan saja hal itu terjadi,” kata sang CEO. Dan pembuat anggur baru pun melaksanakan tugasnya untuk waktu lima belas tahun lamanya.

Jika seorang kolega memberikan suatu komentar yang kurang patut kepada Anda, jangan Anda menjawabnya, lebih baik Anda tertawa. Para pendukung Anda akan merasa sakit hati seperti Anda. Sementara para pencela akan melihat kemampuan Anda mengendalikan diri. Orang lain juga akan melihat cara Anda mengatasi percekcokan. Jangan marah, meski rasa marah Anda meluap, karena orang-orang dan para pengawas akan menjauhi para pemarah.

Didiklah diri Anda sendiri agar tidak mudah panik. Katakan pada diri sendiri untuk tetap tenang. Buatlah keputusan-keputusan yang praktis!

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Rama Sejati said, on January 18, 2011 at 7:51 am

    Info yang bagus !

    Barangkali informasi mengenai “Serangan Panik” berikut, juga berguna bagi rekan rekan yang memerlukannya. Klik > Serangan Panik ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: