Daya Saing Negara dan Perusahaan

Sumber gambar: http://www.bax.fi
Definisi Daya Saing bangsa/negara:
1. Himpunan faktor, kebijakan dan kelembagaan yang menentukan tingkat produktivitas suatu negara (World Economic Forum 2006)
2. Kapasitas bangsa untuk menghadapi tantangan persaingan pasar internasional dan tetap menjaga atau meningkatkan pendapatan riil-nya (Council of Competitiveness, Washington, DC, 2006)
Faktor-faktor yang perlu diperbaiki guna peningkatan daya saing Indonesia.
Sesuai dengan kerangka yang dibuat oleh IMD, faktor-faktor yang berperan dalam competitiveness adalah sebagaimana terdapat dalam Gambar berikut. (more…)
Produk Global Konten Lokal

Sumber gambar: http://terresacree.org
Globalisasi merujuk pada tatanan sistem yang mendunia, yang melibatkan setiap negara di berbagai belahan bumi. Globalisasi menyangkut sistem ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Dengan adanya globalisasi maka suatu barang dan jasa dapat bebas masuk ke setiap negara. Setiap produsen global, tentunya akan mengupayakan produknya untuk masuk ke setiap negara, dan salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan konteks dan konten lokal.
Pada bagian berikut dicontohkan berbagai produk global yang berhasil dilokalisasi di Indonesia dengan konten dan konteks yang disesuaikan dengan selera lokal. (more…)
Mengukur Struktur Industri (Pasar)
sumber gambar: www.proficioconsulting.com
Struktur industri menggambarkan bagaimana industri diorganisasikan. Hal ini terkait dengan hubungan dari (a) sesama produsen (b) sesama konsumen (c) produsen dan konsumen, dan (d) produsen yang telah ada terhadap produsen baru yang masuk ke pasar (Bain 1968). Menurut teori ekonomi industri, struktur industri menentukan tingkat kompetisi dan merupakan faktor yang berpengaruh pada perilaku dan kinerja dari suatu industri (perusahaan-perusahaan yang ada dalam industri). Oleh karenanya, analisa struktur industri merupakan pijakan awal untuk mengkaji suatu industri.
Struktur industri didefinisikan dalam terminologi distribusi jumlah dan ukuran dari perusahaan-perusahaan yang ada dalam industri (Bain 1968). Struktur industri merupakan cerminan dari struktur pasar suatu industri (Kuncoro 2007). Dalam studi empiris mengenai struktur industri, digunakan pengukuran konsentrasi untuk mengukur intensitas dari persaingan dalam industri. Konsentrasi industri ini menginformasikan ukuran relatif dari perusahaan-perusahaan yang ada pada pasar (Jacobson 1996). Terdapat beberapa alat pengukuran konsentrasi yang umum dipergunakan untuk menggambarkan distribusi dari pangsa pasar di antara perusahaan-perusahaan yang ada dalam industri, yaitu: Rasio Konsentrasi, Indeks Herfindhal, dan Koefisien Gini. (more…)
Hipotesa Schumpeterian tentang Inovasi
Hipotesa Schumpeterian mengacu pada pemikiran Joseph Alois Schumpeter, yang dikenal kepakarannya untuk bidang: Business cycles, Economic development, Entrepreneurship dan Evolutionary economics. Dia adalah salah satu ekonom yang berpengaruh pada abad ke 20.
Sekalipun analisa Joseph Schumpeter tentang innovation–market power dynamic muncul karena terjadinya evolusi tahun 20-an pada struktur industri di Amerika, kajian ini kurang begitu memperoleh perhatian pada berbagai literatur. Hal ini dapat dimaklumi karena peneliti baru dapat melakukan kajian empiris dari hipotesa ini pada tahun-tahun belakangan karena alasan ketersediaan data. Kebanyakan kajian empiris menekankan pada kompetisi, dan bukan pada kekuatan pasar, yang berperan pada tumbuhnya inovasi di perusahaan. (more…)
Keuntungan Ekonomi vs Tanggungjawab Sosial Perusahaan

PENGANTAR
Di negara-negara dengan sistem ekonomi pasar, keberadaan perusahaan dipahami adalah untuk mendapatkan keuntungan ekonomis. Namun demikian, selain mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan, perusahaan-perusahaan ini juga dituntut untuk memenuhi tanggungjawab sosial tertentu. Berbagai pendapat saling berargumentasi tentang kepentingan relatif antara profitabilitas dan tanggungjawab sosial ini. Ada pihak yang mendukung pendapat bahwa profitabilitas adalah tujuan utama dari perusahaan dan tanggungjawab sosial yang harus ditanggung hanyalah yang masuk dalam kerangka hukum terkait dengan keberadaan perusahaan tersebut.
Sementara itu, pihak lainnya berpendapat bahwa perusahaan tidaklah sekedar sebuah entitas ekonomi, tetapi juga institusi sosial, yang berada dalam suatu lingkungan sosial, dan membawa serta tanggungjawab sosial yang tinggi. Dalam pandangan ini, perusahaan secara moral mempunyai tanggungjawab terhadap semua pihak dan profitabilitas hanyalah sarana untuk melakukan tanggungjawab tersebut. (more…)
Growth Value Map Perusahaan (Perkebunan) Kelapa Sawit Indonesia: Penggambaran Value Management Masa Kini dan Masa Depan

PENTINGNYA PENGELOLAAN EKSPEKTASI NILAI PERUSAHAAN
Kapitalisasi pasar (market capitalization) yang tinggi sekarang telah menjadi sasaran penting yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan. Kapitalisasi pasar diyakini dapat menggambarkan persepsi terhadap keberhasilan ekonomi dan dapat membantu perusahaan mencapai tujuan-tujuan strategis. Sebagai sebuah metrics untuk kinerja perusahaan, kapitalisasi pasar mencerminkan baik kondisi saat ini maupun harapan-harapan pertumbuhan di masa depan.
Pengukuran kinerja perusahaan tradisional seperti price-to-earnings ratios, market-to-book ratios dan market-value-added tidaklah secara eksplisit mencerminkan pentingnya ekspektasi pertumbuhan. Dalam kebanyakan kasus, perusahaan sering menggunakan pendekatan value-management tradisional ini dan mengabaikan kesempatan untuk tumbuh berkembang, kadang bahkan menempatkan perusahaan dalam resiko yang tinggi terhadap kelangsungan usaha jangka panjang. (more…)
Penggambaran Strategy Canvas (Blue Ocean) dan Strategy Map (Balanced Scorecard) – Sebuah Pembelajaran Strategi dan Inovasi dari Southwest Airlines

Membaca riwayat sukses selalu menimbulkan inspirasi. Perjalanan dan keberhasilan maskapai penerbangan Southwest Airlines dari Amerika Serikat, merupakan salah satu kisah sukses yang patut dijadikan sebagai referensi.
Dalam dunia penerbangan komersial, Southwest Airlines dikenal memiliki ciri khusus, yakni harga tiket murah. Untuk bisa menawarkan jasa penerbangan murah tersebut, ada sejumlah faktor yang menentukan, tapi yang paling kelihatan adalah, selama penerbangan tidak disediakan makanan lengkap, hanya ada kacang dan makanan kecil. Selain itu Southwest Airlines hanya mengoperasikan satu jenis pesawat, yakni Boeing 737. Kebijakan ini memungkinkan perusahaan bisa memangkas biaya perawatan dan pelatihan kru pesawat, serta menyediakan layanan yang handal.
Pilihan itu jelas sudah diperhitungkan, dan ternyata memang bisa diterima dengan baik oleh para pelanggannya. Pada kenyataannya, konsumen pesawat terbang komersial memang lebih menyukai tawaran inti dari maskapai penerbangan, yaitu harga tiket murah, penerbangan tepat waktu dan layanan yang memuaskan. (more…)
Formulasi Strategi
[dikutip dari "Advanced Strategic Management" / Hendrawan Supratikno, dkk.]
Aliran yang paling berpengaruh dalam proses perumusan strategi adalah yang disebut dalam literatur manajemen sebagai “the design school”. Aliran ini mengatakan bahwa strategi organisasi pada dasarnya adalah usaha untuk menciptakan “fit” atau “match” antara kapabilitas internal organisasi dan peluang eksternal. Alat analisis untuk membantu menciptakan “fit and match” adalah analisis SWOT (Strenghts, Weaknessess, Opportunities, and Threats — kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman). Tetapi, orang-orang yang berkecimpung dalam bidang pemasaran menggunakan istilah lain yaitu TOWS (Threats, Opportunities, Weaknesses, and Strenghts). Tampaknya perbedaan penekanan antara faktor eksternal (OT/TO) dan faktor internal (SW/WS) yang menjadi persoalan. (more…)
Keunggulan Korporasi menurut Peters dan Waterman
[dikutip dari "Advanced Strategic Management" / Hendrawan Supratikno, dkk.]
Thomas Peters dan Robert Waterman Jr. (lihat “In Search of Excellence” / Peters, T. and Waterman, R.), dua orang konsultan McKinsey yang melakukan penelitian terhadap ratusan perusahaan di Amerika Serikat yang dalam pandangan mereka merupakan perusahaan unggul. Dari penelitiannya, mereka mendapatkan delapan ciri perusahaan yang unggul, yaitu: (more…)
Pengertian Strategi
Menurut Alfred Chandler:
The determination of the basic long-term goals and objectives of an enterprise, and the adoption of courses of action and the allocation of resources necessary for carrying out these goals.
Menurut James Brian Quin:
The pattern or plan that integrates an organization’s major goals, policies, and action squences into a cohesive whole.
Menurut William F. Glueck:
A unified, comprehensive, and integrated plan designed to ensure that the basic objectives of the enterprises are achieved.
Menurut Henry Mintzberg:
A pattern in a stream of decisions or actions.
Menurut Wikipedia:
A long term plan of action designed to achieve a particular goal, most often “winning”.
Kutipan dari buku Pengantar Manajemen Strategik Kontemporer, Strategik di Tengah Operasional / J. Hutabarat dan M. Huseini, dikatakan bahwa: (more…)
Comments Off


leave a comment